SIFAT KOMUTATIF
Sifat komutatif yaitu pertukaran posisi atau letak bilangan dalam suatu operasi hitung bilangan. Pertukaran posisi bilangan yang dioperasikan dapat dilakukan apabila pengoperasiannya berbentuk penjumlahan atau perkalian.
Contoh :
a). 25 + 15 = 15 + 25
40 = 40
b). 5 x 2 = 2 x 25
50 = 50.
SIFAT ASOSIATIF
Sifat asosiatif berlaku pada penjumlahan dan atau perkalian bilangan. sifat asosiatif dapat diartikan sebagai pengelompokkan bilangan yang dioperasikan dengan maksud untuk didahulukan penghitungannya.
Contoh :
a). 20 + ( 30 + 70 ) = ( 20 + 30 ) + 70
20 + 100 = 50 + 70
b). 25 x ( 3 x 2 ) = ( 25 x 3 ) x 2
25 x 6 = 75 x 2
SIFAT DISTRIBUTIF
Sifat distributif adalah sifat penyebaran, misalnya penyebaran perkalian terhadap penjumlahan atau terhadap pengurangan.
Contoh :
a) 5 x ( 25 + 15 ) = ( 5 x 25) + ( 5 x 15 )
5 x 40 = 125 + 75
200 = 200
b). 5 x ( 25 – 15 ) = ( 5 x 25 ) – ( 5 x 15 )
5 x 10 = 125 – 75
50 = 50
Sifat komutatif yaitu pertukaran posisi atau letak bilangan dalam suatu operasi hitung bilangan. Pertukaran posisi bilangan yang dioperasikan dapat dilakukan apabila pengoperasiannya berbentuk penjumlahan atau perkalian.
Contoh :
a). 25 + 15 = 15 + 25
40 = 40
b). 5 x 2 = 2 x 25
50 = 50.
SIFAT ASOSIATIF
Sifat asosiatif berlaku pada penjumlahan dan atau perkalian bilangan. sifat asosiatif dapat diartikan sebagai pengelompokkan bilangan yang dioperasikan dengan maksud untuk didahulukan penghitungannya.
Contoh :
a). 20 + ( 30 + 70 ) = ( 20 + 30 ) + 70
20 + 100 = 50 + 70
120 = 120
b). 25 x ( 3 x 2 ) = ( 25 x 3 ) x 2
25 x 6 = 75 x 2
SIFAT DISTRIBUTIF
Sifat distributif adalah sifat penyebaran, misalnya penyebaran perkalian terhadap penjumlahan atau terhadap pengurangan.
Contoh :
a) 5 x ( 25 + 15 ) = ( 5 x 25) + ( 5 x 15 )
5 x 40 = 125 + 75
200 = 200
b). 5 x ( 25 – 15 ) = ( 5 x 25 ) – ( 5 x 15 )
5 x 10 = 125 – 75
50 = 50
Posting Komentar untuk "SIFAT-SIFAT OPERASI HITUNG"